02 Juni 2008

Syafaat, Tawasul dan Tabaruk


Seri Ensiklopedia Akidah Ahlusunah

Deskripsi Buku:
Judul Asli: Intercession (Shafaa, Tawassul, Istighatha), oleh Syekh Muhammad Hisyam Kabbani qs (KAZI Publications, 1998)
ISBN: 978-979-1275-194
Dimensi: 15x23cm, tebal 204 hal
Harga: Rp.35.000
Penerbit: Serambi
Sampul: Soft cover
Katalog: BK119

Syafaat, tawasul, dan tabaruk sangatlah akrab bagi kalangan Ahlusunah. Bagaimanakah kedudukan ketiganya dalam syariat Islam? Apakah ketiganya sama dengan syirik atau pemberhalaan? Perlu adakah perantara (wasilah) antara manusia dan Allah SWT? Benarkah pengagungan kita kepada Nabi Muhammad SAW serupa dengan penuhanan kaum Kristen kepada Isa Almasih AS?

Pertanyaan-pertanyaan ini telah memicu kontroversi tak berkesudahan di kalangan umat Islam. Tetapi, Syekh Kabbani QS berhasil menjawabnya dengan lugas dan tuntas. Dengan mengutip pendapat para ulama salaf, beliau menegaskan bahwa syafaat berfungsi menggenapkan kebaikan, menyempurnakan permohonan, dan mendekatkan seseorang pada pengabulan doa. Syekh Kabbani QS juga menunjukkan betapa tawasul kepada Nabi SAW dan orang-orang suci merupakan sebentuk penghormatan dan ungkapan cinta mendalam terhadap mereka.

Lalu bagaimana praktik-praktik dalam memohon syafaat, bertawasul dan bertabaruk? Seperti apa yang dilakukan oleh para Sahabat dan wali Allah? Nah, temukan jawabannya dalam buku ini, agar kita dapat meniru contoh-contoh yang diberikan.

Tidak ada komentar: